Jakarta, 19 Maret 2025 – Dalam upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Pringsewu, Bupati Hi. Riyanto Pamungkas melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) pada Rabu (19/03/25). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Pringsewu.
Bupati Riyanto diterima langsung oleh Menteri Tenaga Kerja RI, Prof. Yassierli. Dalam pertemuan tersebut, Riyanto mengajukan sejumlah permohonan strategis, di antaranya penyelenggaraan Job Fair pada awal 2025, revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), serta bantuan peralatan guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
"Kami berharap program-program ini dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja, baik melalui hubungan kerja formal maupun nonformal, di dalam maupun luar negeri," ujar Riyanto.
Menaker Prof. Yassierli menyambut baik usulan tersebut dan menegaskan komitmen Kemenaker dalam mendukung upaya Pemda Pringsewu. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi akan difokuskan pada mekanisme Antar Kerja Antar Daerah (AKAD), Antar Kerja Lokal (AKL), dan Antar Kerja Antar Negara (AKAN) sebagai strategi utama dalam meningkatkan mobilitas tenaga kerja.
"Peningkatan kompetensi dan penempatan tenaga kerja harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Kami mendorong Pemda untuk mengembangkan program pelatihan yang adaptif dan berkelanjutan," jelasnya.
Selain itu, Riyanto juga menyoroti pentingnya pengembangan kewirausahaan dan jejaring strategis dengan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi yang konsisten dengan stakeholder akan membuka peluang usaha baru serta mendukung keberlanjutan bagi wirausaha yang sudah berjalan.
Kemenaker juga mendorong Pemda Pringsewu untuk memanfaatkan platform digital dalam memetakan potensi tenaga kerja lokal dan menyelaraskan kurikulum pelatihan dengan kebutuhan industri. Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja Pringsewu di pasar nasional maupun global.(*)