Stunting atau kekurangan gizi kronis pada anak dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan otak, yang dapat berdampak negatif pada prestasi belajar dan produktivitas di masa depan. Dengan adanya pembagian PMT, anak-anak yang mengalami stunting dapat mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Untuk memastikan efektivitas dari program PMT ini, Pemerintah Pekon Sukamulya juga perlu bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti lembaga kesehatan dan masyarakat setempat, agar dapat menjangkau semua anak yang membutuhkan PMT tersebut. Selain itu, perlu adanya pemantauan dan evaluasi secara berkala, guna mengetahui apakah kegiatan pelaksanaan PMT sudah mencapai sasaran yang diharapkan atau tidak.
Pj Kepala Pekon Sukamulya Kecamatan Banyumas, Zainuri, SE kepada awak media mengatakan bahwa kegiatan pemberian makanan tambahan (PMT) adalah salah satu kegiatan prioritas yang dilaksanakan pekon Sukamulya.
"Diharapkan, dengan adanya kegiatan pembagian PMT ini, akan dapat membantu mengurangi jumlah anak yang mengalami stunting di Pekon Sukamulya," ungkapnya .
Pemerintah setempat tidak boleh berhenti sampai di sini saja, tetapi perlu terus memperbaiki dan meningkatkan program-program kesehatan dan gizi di wilayah mereka, agar generasi muda di masa depan dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.(*)